| |
rose's posts with tag: cerpen 3
Dia mendekatkan wajahnya kewajahku.Menggigit hidungku dengan mesra.
Sambil membisikkan kata-kata yang tak kupahami apa maksudnya,"Aku
berada dalam perjanjian dengan Rabbku."Kelembutannya telah mencairkan
amarahku.
"Setahun itu lama....Arie.Kenapa tidak sekarang saja?"
semangat itu laksana matahari,yang menyatakan cintanya.....
dan purnama,yang mengukirkan huruf-huruf dalam cahaya nya.....
jika tiba waktunya adakah sesuatu yang akan menghalangi kita.......
"Aku tak mau melihat matahari selain melihat sinar matamu.Aku juga tak mau rembulan
menyapaku.Aku hanya ingin disapa olehmu."Arie tertawa lebar tanpa suara.
Dia memelukku erat-erat,seperti tak mau ia lepaskan lagi.Mungkinkah
karena aku mulai bisa menjawab syair-syair indahnya?Tapi yang membuatku
terpana,dia meneteskan airmata.
Setahun baru saja usai.Minggu lalu,saat aku pulang dari wisuda,ketika aku ingin
memberitahukan padanya bahwa aku lulus dengan predikat sangat memuaskan,
Arie pergi untuk selamanya.Aku sedih.Meraung tanpa suara.Meratap-ratap tanpa
linangan airmata.Kudengar sayup-sayup,gema syair.O,indahnya!Syair dari ayat-ayat suci
yang kini mulai bisa kupahami.kepada yang senang berjumpa dengan Rabb.....
maka Rabb akan lebih mencintainya
Tiba-tiba
kudengar syair yang tak ku tahu darimana datangnya.Mungkin dari Arie
yang kucinta.Atau dari relung hatiku yang telah tertanami jiwa
Arie.Jiwa Arie legawa,yang tak
pernah lari dariku.Aku menatap langit,kulihat burung-burung melambaikan sayapnya.
Arie telah banyak mengajariku.
| | |
|
|