| |
rose's posts with tag: cerpen 2
Seorang pria yang ku tahu sebatang kara,tiga puluh tiga tahun,mapan denga gaji lumayan.
Semula aku tak mau.Namun,karena merasa tak punya siapa-siapa lagi,akhirnya aku mau juga,
tinggal serumah dengannya,tapi dengan kamar terpisah,disebuah kota yang warganya seperti
tak saling peduli.Malam kembali lagi.Aku sembunyi di balik selimutku.Sungguh,kali ini aku
merasakan itu.Kulihat celana dalamku basah.Apa artinya?Kuraba
sejenak.Sekilas nikmat melintas.Mmmmhhh.Aku mendesah gelisah.Aku
benar-benar tersiksa.
Belum pernah aku merasakan ini sebelumnya.
Aku bangkit dan berjalan ke arah kamar tidur."Arie,aku tak bisa tidur malam ini.'
Kubisikkan itu di telinganya.Kuharap dia terbangun.Tiba-tiba naluriku
menyuruhku untuk meraba kemaluannya.Arie menggeliat membalikkan
badannya,membelakangiku.
Sepintas kudengar lenguhannya.Oh!Namun tak ada reaksi apa-apa.Aku menunduk,
terisak lalu terlelap.aku lihat waja-wajah itu sepintas,membuat jiwa berbinar
karena keindahan yang aku lihat.........
Syairnya membangunkanku.Diciumnya bibirku sekilas.
"Tidakkah kau tahu aku menunggumu disini?"tanyaku dengan nada geram.
"Aku tahu,"jawabnya enteng sambil mendekapku.
"Apakah kau tak cinta padaku sehingga kau membiarkankku tersiksa begini?
Kau tak suka tubuhku?"wahai wajah semu merahku,siapa yang tak ingin tubuhmu...
yang hanya mau makan yang baik-baik.......
yang lebih harum dari wewangian,tentunya lebih lezat dari durian.......
| | |
|
|